About Me

Foto saya
I play at everybody's mind. I live in everybody's heart.

Minggu, 21 Agustus 2011

SI KAYA DAN SI MISKIN???

'Audzubillaahiminassyaitaanirrajiim... Bismillaahirrahmaanirrahiim...

Akhir-akhir ini pikiran saya tersita oleh satu topik populer, yaitu pasangan…

Eit, bukan berarti saya terus mikirin kenapa saya jomblo dan jam terbang kebapukan saya mungkin sudah melebihi pilot-pilot senior, lho, ya… Walaupun mungkin kadang-kadang kepikiran masalah itu juga, sih... :P

Jadi gini... Kita semua tahu bahwa Allah menciptakan segala sesuatunya berpasang-pasangan…

Bahagia dan sedih... Hidup dan mati...

Pria dan wanita... Dunia dan akhirat...

Bahkan sendok aja punya pasangan bernama garpu...

Biar sampai sekarang saya masih belum nemu pasangan saya… #eaeaea

Terus, kalau Si kaya, pasangannya siapa? Si Miskin???

Nope, pasangan dari kata Kaya adalah Cukup, karena Allah itu Maha Mencukupkan...

Tapi kenapa ya, kalau kita tengok keadaan di sekitar kita, di jalanan masih banyak orang-orang yang membutuhkan bantuan kita, orang-orang nomaden yang mencari sesuap nasi dari uluran tangan orang lain, atau bahkan mengais tong sampah demi mendiamkan cacing perutnya?

Mereka yang kita lihat di jalanan mungkin hanya sebagian kecil orang-orang miskin di Indonesia…

Kalian tahu, berapa banyak penduduk Indonesia yang termasuk kategori Miskin?

Penduduk Indonesia tahun 2011 itu mencapai angka lebih dari 240 juta jiwa, dan 14% dari total penduduk adalah yang termasuk kategori miskin, jadi penduduk miskin di Indonesia itu ada sekitar 33,6 juta jiwa.

Ironis…

66 tahun sudah Indonesia “dinyatakan” Merdeka, tapi penduduk miskin masih sebanyak itu…

Saya di sini nggak bermaksud menggurui, mengeluh, atau menceramahi. Saya hanya mengungkapkan opini…

Oke, lanjut ya…

Sekarang coba kita pikirkan bersama-sama, adakah cara untuk memberantas kemiskinan di tanah air tercinta ini?

Ada? … Nggak ada? …

Apa? Memperluas lapangan pekerjaan? Menekan pertumbuhan penduduk di Indonesia?

Ya, bisa aja sih, tapi mungkin prosesnya bisa berabad-abad…

Sebenernya ada satu cara yang mungkin bisa jadi solusi kemiskinan. Mau tahu?

Cara ini sebetulnya sudah menjadi kewajiban bagi umat Muslim yang berkecukupan, yaitu Zakat…

Kenapa Zakat bisa memberantas kemiskinan?

Baiklaaah, saya akan cuap-cuap sotoy dikit… Yang jago ngitung bantuin saya ya, I’m suck at math… :P

Jadi gini, dari 240 juta jiwa penduduk Indonesia, 88%-nya beragama Islam. Jadi ada sekitar 211,2 juta jiwa penduduk Indonesia yang beragama Islam.

Barusan kan udah dihitung tuh, penduduk miskin di Indonesia itu ada 14% atau sekitar 33,6 juta jiwa.

Well, let say dari 14% itu 10% di antaranya adalah penduduk beragama Islam. Jadi, penduduk Islam yang berkecukupan di Indonesia itu ada 78% atau sekitar 187,2 juta jiwa.

Selain itu, pendapatan perkapita penduduk Indonesia itu mencapai 2,25 juta rupiah/bulannya. Kita bulatkan aja deh jadi 2 juta rupiah/bulannya…

Misalnya, 187,2 juta jiwa umat Muslim di Indonesia itu rutin membayar Zakat, what would happen? Yuk, kita ngitung…

Zakat itu sebesar 2,5% setiap bulannya, kalau dikalikan 2 juta jadi ada 50 ribu rupiah yang disisihkan untuk bayar zakat.

Jadi orang jangan pelit, yuk kita tambahin lagi deh 25 ribu buat sedekah setiap bulannya. Jadi uang yang kita sisihkan setiap bulan ada 75 ribu.

Nah, 75ribu sekarang kita kalikan dengan 187,2 juta. Jadi berapa tuh hasilnya? Errr, bentar, gue ambil kalkulator dulu…

Hmm, hasilnya sekitar Rp. 14.040.000.000.000,- *Men, asli deh mata gue jereng ngitung nol di belakangnya X_x

Berapa tuh? 14 Triliun/bulan! 14 Triliun meeen!! 14 TRILIUUUN PER BULAN!!

1 tahun Indonesia bisa punya 168 Triliun! Bisa buat bayar utang Negara juga tuh lama-kelamaan…

Dan barusan yang kita hitung itu baru hitungan kasar doang, kemungkinan angka aslinya lebih besar…

Jadi, yang mau saya sampaikan di sini adalah, bahwa potensi zakat & sedekah itu sangat BESAR, apalagi jika dikelola dengan baik. Bukan hanya penduduk miskin, Indonesia bisa menjadi lebih maju dalam segala hal.

Selain itu, zakat dan sedekah juga memang sudah menjadi kewajiban bagi umat Islam yang berkecukupan. Selain mendapatkan pahala dan ridha di sisi-Nya, kita juga dapat membantu sesama. Habluminnallah terpenuhi, Habluminannas juga terpenuhi..

Jadi, kepada seluruh penduduk Indonesia, terutama yang beragama Islam, marilah kita mulai rutin membayar zakat dan bersedekah. Jangan lupa ajak juga saudara dan kerabat kalian…

Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuuuh..

Barakallahu Fikum!

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Qs. At-taubah ayat 103: “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendoakan untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu menjadi ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha mendengar lagi Maha mengetahui.”

Qs. Al-Baqarah ayat 277: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, mengerjakan amal saleh, mendirikan sembahyang dan menunaikan zakat, mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hanti. “

Qs. Ar-Rum ayat 39: “Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak akan menambah pada sisi Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah, maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipat gandakan (pahalanya).”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar